PIRT yakni singkatan dari Produk Industri Rumah Tangga. PIRT merupakan izin produksi pangan yang dihasilkan skala industri rumah tangga yang di tetapkan oleh BPOM( Badan pengawasan Obat dan Makanan). Bagi anda para pelaku UMKM, khususnya produk pangan olahan, ada baiknya memperhatikan perizinan dari Dinas Kesehatan semacam ini. Popjasa akan memberikan sebuah ulasan. Makanan merupakan salah satu kebutuhan primer manusia, oleh sebab itu produk makanan adalah salah hal yang perlu dipantau secara komprehensif oleh pemerintah. Apalagi dalam industri rumahan yang notabene segala hal yang menyangkut fasilitas produksinya cukup sulit dipantau.
Nomor izin ini diberikan kepada pelaku usaha dan bisnis UKM maupun UMKM olahan pangan Industri Rumah Tangga dari BPOM. Peranan dan tujuan dari PIRT yakni sebagai jaminan bagi para konsumennya mengenai produk yang ditawarkan oleh si pelaku industri. Para pengusaha UKM maupun UMKM akan melewati pelatihan atau penyuluhan terlebih dahulu dari Dinas Kesehatan setempat.
Olahan makanan dan minuman yang tidak termasuk kategori Produksi Industri Rumah Tangga daya tahan di atas 7 hari dan untuk makanan dan minuman yang memiliki daya tahan dibawah 7 hari akan masuk layanan dianggap sehat. Olahan makanan yang tidak termasuk dalam kategori PIRT yaitu sebegai berikut:
minuman berakohol.
AMDK( Air Minum Dalam Kemasan).
Susu dan hasil olahannya.
Makanan bayi.
Makanan kaleng.
Makanan/ minuman yang wajib memenuhi persyartan SNI.
Manakan/ minuman yang memenuhi persyaratn BPOM.
Daging dan jenis ikan serta hasil olahannya memerlukan penyimpanan beku


